BLACK UMBRELLA [FOREWORD]

 

BLACK UMBRELLA

Cast:

– EXO-M Huang ZiTao

Blacktao

– Park Kyura tumblr_ln122glzKo1qb8723o1_500

[Author POV]

 “Selama tiga minggu kedepan, hujan akan semakin deras. Diharapkan seluruh warga agar berhati-hati dalam bepergian keluar rumah..”

Park Kyura mengeluh panjang. Ia mengocek mie ramen panasnya dengan lesu. Matanya menatap lurus pada layar tv yang tengah menayangkan keadaan sebagian kota Seoul pada saat dihujam hujan yang deras. Seperti sekarang ini.

Kyura menyantap mie ramennya dengan perlahan. Tangannya yang lain sibuk menggosok telapak kakinya yang kedinginan. Ah, ternyata selimut tebal tidak menghalangi hawa dingin untuk menusuk tubuhnya.

Apartemen Kyura terlihat sepi. Para penghuni tengah sibuk menghangatkan dirinya masing-masing di dalam apartemen mereka. Tidak seperti hari-hari biasanya, mereka selalu mengunjungi apartemen teman mereka, saling bertukar cerita, atau mengadakan pesta kecil-kecilan dengan beberapa botol soju dan kue beras. Tetapi sekarang keadaannya berbeda, kedinginan membuat mereka malas untuk bergerak, meskipun itu ke kamar mandi untuk buang air kecil.

Kyura membereskan mie ramennya kemudian berjalan ke arah dapur, membuangnya ke tempat sampah. Lalu ia mengambil beberapa langkah menuju lemari es untuk mendapatkan satu botol soju. Tetapi ketika ia membuka lemari es itu, ternyata soju miliknya habis.

“Ah, shit. Apa aku harus membelinya dulu ke minimarket?” ucapnya sambil mengacak rambut pendeknya. Kyura mendesah panjang. “Hhh.. sepertinya harus. Ck, soju..”

Kyura segera memakai mantel tebalnya kemudian mengambil payung putih besar miliknya. Setelah itu, ia mematikan tv dan lampu, kemudian berjalan keluar apartemen dengan malas.

Petir menyambar dengan kuat, sempat membuat seluruh kaca apartemen bergetar..

Tetapi Kyura tidak peduli.

Yang penting, ia harus mendapatkan beberapa botol soju sekarang.

*

Kyura tetap melangkahkan kakinya di atas trotoar yang basah. Payung besarnya ternyata tidak terlalu cukup untuk menutup tubuhnya. Mantel dan sepatunya basah, sebagian kulit dan rambutnya juga terciprat oleh air hujan yang turun dengan deras. Matanya menyipit melihat jalanan yang tampak buram karena angin yang menghembuskan hujan dengan keras. Dan akhirnya ia menunduk, kalah terhadap hembusan angin yang bekerjasama dengan hujan. Biarkanlah ia menunduk. Lagipula ia hapal jalan menuju minimarket –yang jaraknya cukup jauh, juga ia yakin bahwa tidak akan ada orang yang berani keluar dan berjalan ditrotoar dengan hujan deras yang akan menimpa mereka. Terlalu menyeramkan.

Kyura tetap memperhatikan langkahnya. Hujan semakin deras dan deras. Kyura tidak berpikir untuk berteduh terlebih dahulu, ia tidak peduli kini bajunya basah dan berat, yang terpenting baginya sekarang adalah minuman favoritnya..

Kini Kyura menyebrangi jalan. Ia menyempatkan untuk melihat kanan dan kiri. Tidak ada kendaraan sama sekali. Kyura mendesah kecil.. apa hujan bagi mereka adalah neraka? Bahkan dengan berkendaraan pun mereka sampai takut untuk melawan hujan? Kyura mengangkat pundaknya acuh.

Dengan segera Kyura menundukkan kepalanya lagi, kemudian menyebrang jalan dengan santai. Ia semakin merapatkan mantelnya..

BRUK!!

Kyura terjatuh ke jalan bersamaan dengan jatuhnya sebuah pigura foto yang kini kacanya pecah mejadi kepingan kecil. Pecahan itu kini beserakan, dan membuat sebuah foto yang ada didalamnya basah dan sedikit luntur.

Kyura segera menengadahkan kepalanya dan melihat cukup banyak orang dengan payung hitam tengah terdiam dan memandanginya dengan lurus. Mereka berbaris kebelakang dengan rapi, mimik mereka terlihat sangat sedih. Oh, tentu saja, mereka sedang mengantarkan seseorang yang baru saja meninggal. Dan kini mata Kyura terpaku pada peti hitam yang tengah diangkut oleh enam orang dewasa..

Jantung Kyura berdegup cepat. Ia segera bangkit dari jatuhnya kemudian mengambil foto itu dan memberikannya kepada seorang wanita tua yang sedari tadi menatapnya sayu.

“Ah.. Ahjumma maafkan aku. Aku tidak sengaja menabrakmu..” ucap Kyura sambil memberikan foto itu padanya, kemudian membungkukkan badannya setelah ahjumma murung itu menerima fotonya. “Jika kau ingin, aku akan menggantinya sekarang juga..”

“Tidak usah. Teruskan saja perjalananmu, Nak,” ucap ahjumma itu tanpa tersenyum. Kyura mengedipkan matanya lambat, namun kemudian ia membungkukkan badannya kembali.

“Maafkan aku, Ahjumma. Dan semoga.. anakmu tenang di alam sana..”

Ahjumma itu hanya meliriknya sebentar, kemudian berjalan kembali, diiringi oleh orang-orang yang ikut mengantarnya juga.

Kyura segera mengambil payungnya lalu menutupnya. Kepalanya terus menunduk hingga semua orang itu pergi dari hadapannya. Ia tidak ingin melihat mereka, tidak ingin bertatap mata dengan mereka. Kyura merasa sangat bersalah karena telah memecahkan foto orang yang telah meninggal..

Akhirnya mereka pergi. Kyura menatap mereka yang kini semakin menjauh dan menjauh dengan perlahan. Dan pada detik kemudian Kyura kembali melanjutkan perjalanannya. Tapi ia tidak memakai payungnya lagi, terlanjur basah. Dan kini ia memutuskan akan melihat jalan meskipun air hujan menghujam wajahnya kasar.

Ia tidak peduli lagi dengan hujan. Persetan dengan air sialan ini.

Kyura mendesah panjang. Entah mengapa ia mempunyai firasat yang tidak enak setelah kejadian tadi.

Dan saat itu juga, Kyura melihat seseorang dengan payung hitam di sebrang jalan. Ia sedang menghadap padanya, dan menatapnya tajam..

Jantung Kyura semakin berdetak cepat ketika orang itu tersenyum tipis padanya..

 

…………………………………………………………………………..

tunggu kelanjutannya ya~ ._.)b

9 thoughts on “BLACK UMBRELLA [FOREWORD]

  1. Haihai.. :D
    Aku bakal tunggu kelanjutannya~
    Tapi seseorang yg memakai payung hitam, yg tersenyum tipis itu siapa? Siapa? Tao kah?
    Aih, lanjutkan~
    keren banget inih…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s